Pages

Berita Sepak Bola : Danny Ings dan Penyerang-Penyerang Liverpool yang Lain

Berita Sepak Bola : Danny Ings dan Penyerang-Penyerang Liverpool yang Lain

sumber berita Danny Ings dan Penyerang-Penyerang Liverpool yang Lain : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/4786bdc1/sc/13/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A60C240C1710A190C295130A10C14970Cdanny0Eings0Edan0Epenyerang0Epenyerang0Eliverpool0Eyang0Elain/story01.htm
Di awal Juni lalu Liverpool mengumumkan bergabungnya Danny Ings ke Anfield. Ia akan mulai bergabung per 1 Juli dengan dana bebas transfer karena kontraknya telah habis bersama Burnley.

Keputusan Liverpool merekrut Ings sempat dipertanyakan karena Burnley gagal bertahan di Liga Primer Inggris. Mereka harus turun ke Divisi Championsip karena hanya menduduki peringkat ke-19.

Penggemar Liverpool sebenarnya berharap ada pembelian penyerang yang setidaknya agak mendekati level kemampuan Luis Suarez. Mario Balotelli, yang musim lalu digadang-gadang sebagai pengganti Suarez, ternyata lebih sering berulah ketimbang bikin gol.

Mungkin pandangan negatif kepada Ings tidak sepenuhnya tepat. Berdasarkan statistik, pemain ini sebenarnya tidak terlalu buruk untuk Liverpool. Bahkan aktivitasnya di lapangan tidak berbeda jauh dengan Daniel Sturridge. Bersama Burnley di liga musim lalu, dia mengoleksi 11 gol dari 35 kali main dengan akurasi tendangan mencapai 43% -- Sturridge mengoleksi 4 gol dari 12 kali main).

Liverpool bersama Brendan Rodgers memainkan sepakbola terbuka dengan penyerang-penyerang yang dituntut aktif bergerak dan tidak statis menunggu bola di kotak penalti. Rodgers cenderung menginginkan para penyerangnya sudi berpayah-payah menjemput bola dan juga berani memainkan operan-operan pendek yang membutuhkan daya jelajah tinggi.

Sturridge adalah penyerang semacam itu. Namun musim lalu Sturridge sering absen karena dilanda cedera dan hingga kini pun ia belum sepenuhnya pulih seperti musim 2013/2014. Hal itu membuat Rodgers harus memainkan penyerang lain yang bukan tipe demikian (Balotelli dan Rickie Lambert).

Alhasil permainan atraktif Liverpool kurang maksimal karena Balotelli maupun Lambert daya jelajahnya pendek, meskipun dua penyerang ini jago duel bola-bola atas). Sebenarnya Liverpool memiliki Fabio Borini, namun kesuksesan Borini bersama Sunderland dalam status pinjaman pada musim 2013/2014 tidak terulang lagi. Ia hanya mencetak satu gol untuk Liverpool musim lalu.

Ings bersama Burnley setidaknya memperlihatkan sesuatu yang sepintas terlihat cocok dengan kehendak taktikal Rodgers. Ia rajin bergerak dan enggan statis di dalam kotak penalti. Tidak heran jika Ings punya catatan lumayan dalam melakukan operan.

Dari 35 kali bermain di musim lalu ia melakukan operan sebanyak 716 operan dengan rata-rata 20,46 per laga. Angka ini cukup mendekati Sturridge yang rata-rata membuat 20,75 operan per laga.

Ings juga telah membuat umpan 31 operan kunci (key passes) dan telah mengoleksi 4 assist. Itu jumlah yang lumayan untuk seorang penyerang, setidaknya lebih unggul dibanding pencapaian Lambert, Balotelli, Borini bahkan Sturridge di musim lalu.

Satu lagi yang dilupakan para pengkritik Ings, pemain ini masih berusia muda. Ia baru berumur 23 tahun. Bersama Rodgers yang punya minat mengembangkan pemain muda, Ings bisa agak berharap penampilannya akan semakin berkembang.





=====

* Oleh @iiirf dari @panditfootball


Nuhun for visit Danny Ings dan Penyerang-Penyerang Liverpool yang Lain