Pages

Berita Sepak Bola : Rivalitas Wenger dan Mourinho dalam Perang Kata-kata

Berita Sepak Bola : Rivalitas Wenger dan Mourinho dalam Perang Kata-kata

sumber berita Rivalitas Wenger dan Mourinho dalam Perang Kata-kata : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/488ea3b9/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A70C30A0C1323140C29790A0A60C720Crivalitas0Ewenger0Edan0Emourinho0Edalam0Eperang0Ekata0Ekata/story01.htm
Jakarta - Setelah Alex Ferguson pensiun, panggung perseteruan manajer Liga Inggris didominasi dua nama. Arsene Wenger dan Jose Mourinho akan melanjutkan lagi rivalitasnya di akhir pekan ini saat Arsenal dan Chelsea berhadapan di Community Shield.

Di atas lapangan Mourinho jauh lebih unggul dari Wenger. Dari 13 pertemuan yang sudah dijalani, pria asal Portugal itu sama sekali tak pernah kalah atas si manajer Prancis. Rekornya adalah tujuh kemenangan dan enam hasil imbang.

Tapi di luar lapangan, terkait adu mulut dan psywar di media, keduanya bersaing sangat ketat. Komentar pedas dari satu pihak akan dibalas tak kalah menohok oleh yang lain.

Jelang Community Shield di akhir pekan ini, berikut rivalitas kedua pelatih itu dalam komentar-komentar yang mereka lontarkan, seperti dikutip dari berbagai sumber:

Di awal musim 2005/2006 Wenger sudah melontarkan kritik terkait strategi bermain Chelsea yang dianggap monoton. "Saya tahu kita semua hidup pada dunia di mana hanya ada pemenang dan pecundang, tapi saat ada yang mendorong sebuah tim untuk tidak melakukan inisiatif, maka olahraga tersebut dalam bahaya," sahut Wenger saat itu.

Mourinho jelas tak diam saja dikomentari seperti itu. Dia membalas menyebut Wenger sebagai tukang intip, lantaran terus mengomentari tim lain (Chelsea). "Wenger punya masalah serius dengan kami dan saya pikir dia adalah - yang Anda orang Inggris bilang sebagai - voyeur. Dia adalah orang yang suka mengamati orang lain. Ada orang-orang yang saat mereka berada di rumah memiliki teleskop besar untuk mengetahui apa yang terjadi pada tetangganya. Wenger pasti salah satu dari mereka – itu penyakit. Dia berbicara, berbicara, berbicara soal Chelsea."

Wenger membalas dengan tak kalah keras. "Dia tidak mengikuti aturan, terputus dengan realita dan tidak punya rasa hormat. Saat Anda memberi sukses pada orang bodoh, itu membuat mereka lebih bodoh lagi dan bukannya bertambah pintar."Next

Nuhun for visit Rivalitas Wenger dan Mourinho dalam Perang Kata-kata