Pages

Berita Sepak Bola : Tim Kuasa Hukum PSSI Minta Kemenpora Jalankan Putusan PTUN

Berita Sepak Bola : Tim Kuasa Hukum PSSI Minta Kemenpora Jalankan Putusan PTUN

sumber berita Tim Kuasa Hukum PSSI Minta Kemenpora Jalankan Putusan PTUN : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/481abd44/sc/28/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A70C140C170A6140C29690A550C760Ctim0Ekuasa0Ehukum0Epssi0Eminta0Ekemenpora0Ejalankan0Eputusan0Eptun/story01.htm
Jakarta - Tim kuasa hukum PSSI meminta pemerintah untuk menjalankan hasil putusan hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang memenangkan gugatan mereka terkait pembekuan mereka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga RI.

“Pengadilan telah menerima gugatan PSSI sekaligus mencabut SK itu. Tapi yang paling penting, kami sampaikan sebagai tim pembela PSSI adalah, pertama bahwa adalah SK tersebut tidak profesional, tidak proporsional, tidak cermat, dan yang lebih penting lagi mencampuradukkan kewenangannya,” ujar Togar Manahan Nero dari tim kuasa hukum PSSI, seusai sidang putusan di gedung PTUN, Jakarta Timur, Selasa (14/7/2015) siang.

"Tapi bagi kami tim pembela PSSI, tugas kami sudah selesai karena ini adalah tujuan olahraga. Kami tidak perlu membahas secara detail soal hukum ini kecuali apabila Menpora masih melanjutkan banding. Kami juga tim pembela PSSI menyerahkan kepada Exco PSSI untuk membuka jalan kepada semua pihak khususnya Kemenpora supaya sepakbola berjalan sebagaimana mestinya. Lupakan soal hukum, jalankan ini putusan,” lanjutnya.

Senada, anggota tim kuasa hukum lainnya, Aristo Pangaribuan, mengatakan bahwa hasil ini sebenarnya bukan perkara menang dan kalah. Melainkan untuk bagaimana sepakbola Indoensia bisa berjalan.

“Jadi manfaatkan momentum di bulan Ramadan ini untuk duduk sama-sama untuk membangun sepak bola. Tim pembela PSSI sebenarnya sudah merasa cukuplah kita terus mendapatkan expossure seperti ini. Gantian dong expossure-nya ke lapangan hijau," katanya.

Menpora sudah memastikan diri akan mengajukan banding ke PTUN terkait hasil putusan hari ini. menanggapi itu Aristo justru menyarankan PSSI agar mau berdamai. [Baca; PTUN Menangkan Gugatan PSSI soal SK Pembekuan, Kemenpora Akan Banding]

"Kalau sudah tidak mengindahkan keputusan, itu sudah bukan lagi ranah dari PSSI semata. Itu adalah ranah negara ketika ada seseorang apalagi penguasa tidak hormat kepada putusan pengadilan, maka itu permasalahan serius. Saya sering mengatakan, itu contempt of court (penghinaan terhadap peradilan).

"Yang penting PSSI akan terus dorong, tetapi ini bukan hanya kewajiban PSSI tapi juga kewajiban semua orang. Kok ada penguasa yang tidak menjalankan putusan pengadilan. Tapi ya sekali lagi, ini bukan menang dan kalah. Buat apa kita cari menang kalau ternyata kita tidak bisa cari solusi bersama.

"Kalaupun mereka banding, ini kembali lagi penetapannya belum dicabut. Artinya SK pembekuan tersebut juga tidak berlaku. Soal sikap PSSI, sudahlah kita duduk bersama, kita akhiri perdebatan ini. Tidak ada produktifnya kok untuk sepak bola. Jadi, artinya nanti mudah-mudahan ya ini menjadi momentum yang baik, roda organisasi berjalan, timnas bisa kembali mengejar main di piala dunia seperti yang selama ini kita lakukan," simpul Aristo.
Nuhun for visit Tim Kuasa Hukum PSSI Minta Kemenpora Jalankan Putusan PTUN