Pages

Berita Sepak Bola : BOPI Ingatkan PSSI Soal Prosedur Jalankan Kompetisi

Berita Sepak Bola : BOPI Ingatkan PSSI Soal Prosedur Jalankan Kompetisi

sumber berita BOPI Ingatkan PSSI Soal Prosedur Jalankan Kompetisi : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/48b3f71b/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A80C0A50C0A0A10A390C298340A30C760Cbopi0Eingatkan0Epssi0Esoal0Eprosedur0Ejalankan0Ekompetisi/story01.htm
Jakarta - Badan Olahraga Profesional Indonesia mengingatkan PSSI terkait prosedur yang harus dijalani untuk menggulirkan kompetisi. Rekomendasi BOPI diperlukan agar mendapatkan izin dari pihak keamanan.

PSSI sudah kembali melakukan aktivitas dengan menggelar rapat, Senin (3/8/2015). Rapat itu menelurkan 15 keputusan, salah satunya adalah kembali menggulirkan kompetisi Indonesia Super League pada Oktober mendatang.

Wakil ketua umum PSSI, Hinca Panjaitan, mengungkapkan bahwa untuk mendapatkan izin keramaian akan langsung diurus ke pihak Kepolisian, tak perlu rekomendasi dari BOPI.

Hal itu mengacu pada hasil putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang telah memenangkan gugatan mereka atas Kementerian Pemuda dan Olahraga terkait SK Pembekuan PSSI. Padahal, Kemenpora sudah jelas-jelas sudah mengajukan banding.

Sekretaris Jenderal BOPI, Heru Nugroho, mengingatkan PSSI soal kemungkinan kembali tak keluarnya izin keramaian seperti di ISL musim lalu. Rokomendasi BOPI diperlukan untuk mengurus izin keramaian ke pihak kepolisian yang disebut menjadi bagian dari pemerintah.

"Saya cuma minta supaya PSSI jangan memberi janji-janji surga untuk klub, dengan menjanjikan bakal menggelar kompetisi ISL lagi. Kasian klub-klubnya nanti," kata Heru kepada detikSport, Selasa (4/8).

"‎Menurut saya izin keramaian kemungkinan besar tidak akan keluar. Kan, kepolisian juga pemerintah. Lebih baik yang riil-riil saja, serahkan pada operator yang ingin membuat turnamen. Karena kasian kalau klub-klubnya sudah persiapkan semua tapi malah tidak jadi karena tidak dapat izin," lanjutnya.

Soal putusan Pengadilan Tata Usaha Negara yang menjadi dasar PSSI mengambil keputusan dalam rapat, Heru juga memberikan komentar.

"Ya tunggu proses hukum dulu sampai inkrah. Saya juga meminta jangan juga terus meneror-neror klub yang ikut Piala Kemerdekaan. Itu kan malah buat tidak kondusif," kata Heru.

"Saya cuma concern ke klub supaya mereka tidak kecewa lagi. Lebih baik PSSI relakan dulu ke operator atau EO (event organizer) seperti Mahaka misalnya. Karena menggelar turnamen saat ini lebih realistis untuk membangkitkan sepakbola Indonesia," pungkasnya.
Nuhun for visit BOPI Ingatkan PSSI Soal Prosedur Jalankan Kompetisi