Pages

Berita Sepak Bola : Tangguhnya Paraguay

Berita Sepak Bola : Tangguhnya Paraguay

sumber berita Tangguhnya Paraguay : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/47a24f99/sc/13/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A60C280C10A29490C29541870C730Ctangguhnya0Eparaguay/story01.htm Nuhun for visit Tangguhnya Paraguay

Berita Sepak Bola : Robinho Sayangkan Brasil yang Menurun di Babak Kedua

Berita Sepak Bola : Robinho Sayangkan Brasil yang Menurun di Babak Kedua

sumber berita Robinho Sayangkan Brasil yang Menurun di Babak Kedua : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/47a2050e/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A60C280C0A819520C2954150A0C730Crobinho0Esayangkan0Ebrasil0Eyang0Emenurun0Edi0Ebabak0Ekedua/story01.htm
Concepcion - Brasil tersingkir dari Copa America setelah kalah adu penalti dari Paraguay meski sempat memimpin lebih dulu di waktu normal. Robinho menyayangkan kegagalan Brasil menghabisi laga lebih cepat.

Dalam pertandingan perempatfinal melawan Paraguay di Estadio Municipal Alcaldesa Ester Roa Rebolledo, Concepcion, Minggu (28/6/2015) pagi WIB, Brasil memulai laga dengan baik. Mereka unggul lebih dulu setelah Robinho mencetak gol di menit ke-15.

Namun, setelah tampil dominan di babak pertama, Brasil justru menurun. Sebaliknya, Paraguay yang mencari gol penyeimbang tampil lebih dominan di babak kedua. Tim arahan Ramon Diaz itu beberapa kali menciptakan peluang yang mengancam gawang Brasil.

Upaya Paraguay untuk mencetak gol akhirnya membuahkan hasil di menit ke-70. Paraguay mendapat hadiah penalti setelah Thiago Silva menyentuh bola dengan tangannya di dalam kotak terlarang. Derlis Gonzalez yang maju sebagai algojo sukses menjebol gawang Jefferson dan membuat kedudukan imbang 1-1.

Skor imbang bertahan hingga waktu normal habis. Laga akhirnya harus dituntaskan lewat adu penalti. Di babak adu tos-tosan ini, Brasil kalah 3-4 setelah dua algojonya gagal menceploskan bola ke dalam gawang.

"Sayangnya, permainan kami menurun di babak kedua. Kami punya peluang untuk menghabisi pertandingan," ujar Robinho seperti dikutip Reuters.

"Paraguay, dengan segala hormat, bukan salah satu tim terbaik. Kami tidak menghabisi pertandingan dan sayangnya kami kebobolan gol karena kesalahan bodoh dan kami kalah," katanya.

Kekalahan ini mengulang mimpi buruk Brasil empat tahun lalu. Di Copa America 2011 silam, Selecao juga disingkirkan Paraguay di perempatfinal lewat adu penalti.
Nuhun for visit Robinho Sayangkan Brasil yang Menurun di Babak Kedua

Berita Sepak Bola : Brasil Ulang Kegagalan Empat Tahun Lalu

Berita Sepak Bola : Brasil Ulang Kegagalan Empat Tahun Lalu

sumber berita Brasil Ulang Kegagalan Empat Tahun Lalu : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/47a1df2c/sc/12/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A60C280C0A717540C29541440C730Cbrasil0Eulang0Ekegagalan0Eempat0Etahun0Elalu/story01.htm
Concepcion - Langkah Brasil di Copa America 2015 cuma sampai perempatfinal setelah disingkirkan Paraguay lewat adu penalti. Hasil tersebut mengulang mimpi buruk Selecao di Copa America 2011 lalu.

Menghadapi Paraguay di babak perempatfinal di Estadio Municipal Alcaldesa Ester Roa Rebolledo, Concepcion, Minggu (28/6/2015) pagi WIB, Brasil sempat unggul lebih dulu. Robinho mencetak gol di menit ke-15 untuk memberi Brasil keunggulan 1-0.

Tapi Paraguay mampu membalas di babak kedua. Derlis Gonzalez membobol gawang Brasil lewat sebuah eksekusi penalti menyusul handsball yang dilakukan oleh Thiago Silva di kotak terlarang.

Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal habis. Tanpa babak perpanjangan waktu, pertandingan langsung ditentukan lewat adu penalti.

Di babak adu tos-tosan, dua algojo Brasil, Ribeiro dan Douglas Costa gagal menceploskan bola ke dalam gawang. Sementara dari kubu Paraguay, hanya Roque Santa Cruz yang tendangannya gagal. Brasil akhirnya kalah 3-4 dari Paraguay.

Kekalahan ini mengulang kegagalan Brasil di turnamen yang sama edisi empat tahun lalu di Argentina. Sama persis dengan tahun ini, Brasil juga disingkirkan Paraguay di babak perempatfinal lewat adu penalti.

Tahun 2011 di Estadio Ciudad de La Plata, kedua tim bermain imbang 0-0 hingga babak perpanjangan waktu tuntas. Pertandingan kemudian berlanjut ke babak adu penalti.

Di babak adu tostosan, empat penendang Brasil gagal melaksanakan tugasnya. Elano, Thiago Silva, Andre Santos, dan Fred tidak mampu menceploskan bola ke dalam gawang.

Sementara itu, Paraguay sukses mencetak dua gol lewat Marcelo Estigarribia dan Cristian Riveros. Edgar Barreto menjadi satu-satunya penendang gagal di kubu Paraguay. Brasil pun kalah 0-2 dari Paraguay.
Nuhun for visit Brasil Ulang Kegagalan Empat Tahun Lalu

Berita Sepak Bola : Mata Mau Chicharito Tetap di MU

Berita Sepak Bola : Mata Mau Chicharito Tetap di MU

sumber berita Mata Mau Chicharito Tetap di MU : http://sport.detik.com/sepakbola/read/2015/06/28/033348/2954128/72/mata-mau-chicharito-tetap-di-mu
Jakarta - Juan Mata berharap Javier 'Chicharito' Hernandez tak meninggalkan Manchester United. Kagum dengan sosoknya, Mata berharap masih bisa bermain bersama Chicharito di MU musim depan.

Masa depan Chicharito bersama 'Setan Merah' memang sedang menjadi tanda tanya. MU mengindikasikan bahwa mereka tidak membutuhkan tenaga pesepakbola berusia 27 tahun itu.

Musim lalu, Chicharito dipinjamkan selama satu musim ke Real Madrid. Tapi Los Blancos memutuskan untuk tidak mempermanenkan status penyerang asal Meksiko itu.

Di tengah ketidakpastian soal masa depan Chicharito, Mata ikut angkat bicara. Gelandang asal Spanyol itu berharap Chicharito tidak pergi dan masih di Old Trafford musim depan.

"Chicharito masih milik Manchester United dan secara egois sayah ingin dia bersama kami," ujar Mata seperti dikutip Manchester Evening News.

"Dia sudah mencetak gol di setiap tim yang dia bela dan dia adalah striker yang sangat pintar," lanjutnya.

"Chicharito adalah teman yang hebat. Ketika saya tiba di Manchester, dia baik terhadap saya. Dia adalah orang dan profesional yang hebat . Saya cukup beruntung berbagi ruang ganti dengan Chicharito yang saya kagumi," katanya.



Nuhun for visit Mata Mau Chicharito Tetap di MU

Berita Sepak Bola : Mata Mau Chicharito Tetap di MU

Berita Sepak Bola : Mata Mau Chicharito Tetap di MU

sumber berita Mata Mau Chicharito Tetap di MU : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/47a18a1f/sc/13/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A60C280C0A333480C29541280C720Cmata0Emau0Echicharito0Etetap0Edi0Emu/story01.htm
Jakarta - Juan Mata berharap Javier 'Chicharito' Hernandez tak meninggalkan Manchester United. Kagum dengan sosoknya, Mata berharap masih bisa bermain bersama Chicharito di MU musim depan.

Masa depan Chicharito bersama 'Setan Merah' memang sedang menjadi tanda tanya. MU mengindikasikan bahwa mereka tidak membutuhkan tenaga pesepakbola berusia 27 tahun itu.

Musim lalu, Chicharito dipinjamkan selama satu musim ke Real Madrid. Tapi Los Blancos memutuskan untuk tidak mempermanenkan status penyerang asal Meksiko itu.

Di tengah ketidakpastian soal masa depan Chicharito, Mata ikut angkat bicara. Gelandang asal Spanyol itu berharap Chicharito tidak pergi dan masih di Old Trafford musim depan.

"Chicharito masih milik Manchester United dan secara egois sayah ingin dia bersama kami," ujar Mata seperti dikutip Manchester Evening News.

"Dia sudah mencetak gol di setiap tim yang dia bela dan dia adalah striker yang sangat pintar," lanjutnya.

"Chicharito adalah teman yang hebat. Ketika saya tiba di Manchester, dia baik terhadap saya. Dia adalah orang dan profesional yang hebat . Saya cukup beruntung berbagi ruang ganti dengan Chicharito yang saya kagumi," katanya.



Nuhun for visit Mata Mau Chicharito Tetap di MU

Berita Sepak Bola : Mana Lagi Golmu, Messi?

Berita Sepak Bola : Mana Lagi Golmu, Messi?

sumber berita Mana Lagi Golmu, Messi? : http://sport.detik.com/sepakbola/read/2015/06/27/173851/2954068/73/mana-lagi-golmu-messi
Vina del Mar - Lionel Messi masih saja tak bisa menemukan klik-nya bersama timnas Argentina. Untuk ketiga kalinya secara beruntun, Messi kembali gagal bikin gol dan 'Tim Tango' pun tampil pas-pasan.

Mencetak 58 gol dari 57 penampilan bersama Barcelona sepanjang musim lalu, Messi tentu diharapkan bisa menularkan performa hebatnya kala memimpin Argentina di Copa America 2015.

Apalagi Albiceleste berstatus sebagai favorit juara bersama Brasil dan Chile, meski sudah lama tak jadi juara di turnamen ini sejak tahun 1993.

Namun, faktanya sepanjang turnamen ini penampilan Messi boleh dikatakan tak memuaskan. Setelah "hanya" bikin gol dari titik putih saat imbang 2-2 dengan Paraguay di laga pembuka, Messi kemudian puasa gol di tiga laga selanjutnya.

Termasuk saat Argentina menyingkirkan Kolombia lewat drama adu penalti, Sabtu (27/6) pagi WIB tadi, setelah hanya bermain 0-0 di 90 menit waktu normal. Messi punya lima tembakan, terbanyak di antara seluruh pemain di lapangan, hanya satu kali menembak tepat sasaran.

Jika ditotal dari pertandingan pertama, Messi sebenarnya ada di urutan pertama dalam urusan melepaskan tembakan dengan rataan 5,5 tembakan per laga. Tapi jumlah golnya cuma 1 dan kalah dibanding Arturo Vidal serta Paolo Guerrero yang sudah bikin 3 gol. Dua nama tersebut bahkan awalnya tidak dijagokan bakal berada di daftar topskorer.

Wajar jika kemudian Messi kembali mendapat kritik yang itu-itu saja, yakni oke bersama klub lalu melempem kala berseragam Argentina. Anomali yang sampai saat ini boleh jadi Messi pun belum tahu apa alasannya.Next

Nuhun for visit Mana Lagi Golmu, Messi?

Berita Sepak Bola : Yaya Toure Bertekad Pensiun di City

Berita Sepak Bola : Yaya Toure Bertekad Pensiun di City

sumber berita Yaya Toure Bertekad Pensiun di City : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/479e905c/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A60C270C1356190C29539530C720Cyaya0Etoure0Ebertekad0Epensiun0Edi0Ecity/story01.htm
Manchester - Yaya Toure sempat dikabarkan bakal hengkan dari Manchester City. Namun, masa-masa itu sudah berlalu dan Yaya menegaskan kesetiaannya untuk bersama City hingga akhir kariernya.

Usai musim 2014/2015 tuntas, masa depan Yaya dispekulasikan menyusul ketertarikan Inter Milan kepadanya. Berkali-kali Nerazzurri melayangkan tawaran kepada City, namun selalu ditolak.

Yaya pun dilanda kebimbangan, di antara bertahan atau hengkang. Apalagi Yaya sempat mengaku dirinya tak dihargai oleh The Citizens.

Tapi masa-masa itu sudah berlalu, sebab saat ini Yaya kembali menegaskan kesetiaannya bertahan bersama City untuk waktu yang lama.

Bahkan Yaya bertekad ingin menjadi Paolo Maldini atau Franco Baresi-nya City, bertahan lama dan pensiun di klub juara dua kali Premier League tersebut.

"Itu impian untuk semua pemain. Saya coba meyakinkan beberapa pemain untuk bertahan lama di klub dan mereka bilang 'kenapa?'," ujar Yaya seperti dikutip Mirror.

"Karena saya ingin seperti Maldini, Franco Brace, (Alessandro) del Piero - banyak pemain penting seperti itu, Francesco Totti juga. Mereka bertahan lama di klub," sambungnya.

"Sangat, sangat penting bagi sebagai seorang pribadi dan pesepakbola ketika Anda melihat banyak orang-orang yang mendukung Anda. Saya tidak ingin mengecewakan mereka."

"Fans sangat brilian kepada klub ini. Ketika orang-orang menunjukkan loyalitas mereka kepada Anda, tidak ada yang bisa mengalahkan itu. Itulah mengapa saya ingin bertahan di City. Saya ingin bertahan lama," tutupnya.


Nuhun for visit Yaya Toure Bertekad Pensiun di City

Berita Sepak Bola : Pekerman: Tampil Lebih Baik, Argentina Pantas Lolos

Berita Sepak Bola : Pekerman: Tampil Lebih Baik, Argentina Pantas Lolos

sumber berita Pekerman: Tampil Lebih Baik, Argentina Pantas Lolos : http://sport.detik.com/sepakbola/read/2015/06/27/125740/2953930/73/pekerman-tampil-lebih-baik-argentina-pantas-lolos
Vina del Mar - Jose Pekerman menyesali kegagalan Kolombia lolos ke semifinal Copa America. Meski demikian, Pekerman menganggap Argentina memang tampil lebih baik dan pantas menang.

Menghadapi Argentina di perempatfinal Copa America 2015 di Vina del Mar, Sabtu (27/6/2015) pagi WIB, Kolombia yang tampil tanpa tiga pemain andalannya kesulitan meladeni permainan lawannya.

Sepanjang laga yang berlanjut ke babak perpanjangan waktu 2x15 menit, Kolombia hanya diberikan dua kali kesempatan menembak dan hanya satu yang tepat sasaran. Sementara Argentina punya 16 tembakan dengan enam on goal.

Jika bukan karena kegemilangan David Ospina di bawah mistar, Kolombia bisa saja kebobolan banyak gol di waktu normal. Tetapi, Los Cafeteros mampu menahan hingga babak adu penalti meski akhirnya harus takluk dengan skor 4-5, setelah bermain imbang 0-0 selama 120 menit.

"Argentina bermain sangat baik dan kami sangat kesulitan di babak pertama," ujar Pekerman di Soccerway.

"Kami banyak kehilangan bola, kami mencoba bermain melebar tapi gagal, dan kami mencoba menekan sejak awal tapi kami tidak mendapat ritmenya," sambungnya.

"Kami lebih baik di babak kedua dan membuat beberapa peluang, tapi Argentina lebih baik. Kami harus berlapang dada menerima hasil ini, tapi kami jelas kami sangat kecewa tersingkir dari kompetisi ini."

"Ini adalah tim yang tangguh dan selalu berusaha keras."

"Para pemain selalu mempersiapkan diri dengan baik dan fit, tapi hari ini kami melawan tim tangguh yang tak memberi kami kesempatan sama sekali mengembangkan permainan," tutupnya.


Nuhun for visit Pekerman: Tampil Lebih Baik, Argentina Pantas Lolos