Pages

Berita Sepak Bola : Guerrero dan Vargas Berbagi Gelar Topskorer

Berita Sepak Bola : Guerrero dan Vargas Berbagi Gelar Topskorer

sumber berita Guerrero dan Vargas Berbagi Gelar Topskorer : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/47d72bb4/sc/26/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A70C0A50C1223570C2960A6450C730Cguerrero0Edan0Evargas0Eberbagi0Egelar0Etopskorer/story01.htm Nuhun for visit Guerrero dan Vargas Berbagi Gelar Topskorer

Berita Sepak Bola : Iniesta Tak Yakin Madrid Bakal Lepas Ramos

Berita Sepak Bola : Iniesta Tak Yakin Madrid Bakal Lepas Ramos

sumber berita Iniesta Tak Yakin Madrid Bakal Lepas Ramos : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/47d726a4/sc/12/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A70C0A50C1124140C2960A6240C750Ciniesta0Etak0Eyakin0Emadrid0Ebakal0Elepas0Eramos/story01.htm
Madrid - Gelandang Barcelona, Andres Iniesta, menyebut Sergio Ramos sebagai salah satu bek tengah terbaik di dunia. Oleh karenanya, dia tak yakin Real Madrid mau melepas bek sekaliber Ramos ke klub lain.

Ramos dikabarkan sudah tidak kerasan di Madrid setelah pihak klub menolak kenaikan gajinya. Ramos merasa, dirinya merasa tak dihargai lantaran dibayar lebih rendah dari bintang-bintang Madrid lainnya.

Saat ini ia menerima gaji bersih 8 juta euro per tahun -- sekitar Rp 119 miliar (kurs 1 euro = Rp 15 ribu). Sudah sangat mahal. Namun, nilai tersebut dikabarkan masih di bawah Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, Iker Casillas, Toni Kroos, dan Karim Benzema. Bahkan gajinya hanya setengahnya dari Ronaldo.

Padahal Ramos sudah 10 tahun mengabdi untuk Madrid dan kini berstatus sebagai wakil kapten tim. Hal inilah yang dikabarkan membuat dirinya cekcok dengan Presiden Madrid, Florentino Perez.

Ramos sendiri menuntut kenaikan gaji hingga 10 juta euro, sesuatu yang bersedia dipenuhi oleh Manchester United. Jika benar demikian, dia akan mendapatkan gaji yang sama dengan kapten 'Setan Merah', Wayne Rooney.

Tapi, Madrid masih tampak enggan untuk melepas Ramos. Los Blancos dikabarkan telah menampik tawaran 40 juta euro dari United. Sementara, United sendiri enggan menaikkan tawaran. Mereka juga pasang sikap: tidak akan mau melepas David De Gea, jika Madrid enggan melepas Ramos.

"Saya selalu mengatakan, Ramos adalah salah satu bek tengah terbaik di dunia. Jadi, saya pikir mereka tak akan melepasnya," ujar Iniesta seperti dilansir Marca.

Ramos sendiri sudah angkat bicara. Bek berusia 29 tahun itu mengatakan, dia sedang tidak bernegosiasi dengan siapa pun.




Nuhun for visit Iniesta Tak Yakin Madrid Bakal Lepas Ramos

Berita Sepak Bola : Kekalahan yang Begitu Menyiksa Argentina

Berita Sepak Bola : Kekalahan yang Begitu Menyiksa Argentina

sumber berita Kekalahan yang Begitu Menyiksa Argentina : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/47d6c0e9/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A70C0A50C10A25510C2960A5920C730Ckekalahan0Eyang0Ebegitu0Emenyiksa0Eargentina/story01.htm
Santiago - Dalam waktu sekitar satu tahun, Argentina dua kali lolos ke final sebuah turnamen besar dan dua kali pula jadi pecundang. Albiceleste pun saat ini merasa amat tersiksa.

Argentina baru saja mengalami kekalahan di partai puncak Copa America 2015. Tim besutan Gerardo Martino itu kalah adu penalti 1-4 dari tuan rumah Chile pada pertandingan di Estadio Nacional, Santiago, Minggu (5/7) dinihari WIB.

Pada bulan Juli tahun lalu, Argentina juga merasakan sakitnya kalah dalam sebuah laga final. Saat itu, mereka dikalahkan Jerman 0-1 di final Piala Dunia 2014 yang digelar di Stadion Maracana, Brasil.

Dua kegagalan di atas membuat Argentina belum mampu mengakhiri puasa gelarnya yang sudah berlangsung selama lebih dari 20 tahun. Gelar mayor terakhir yang mereka raih adalah Copa America 1993.

"Kalah adalah penyiksaan. Itu amat menyedihkan," aku Javier Mascherano, satu dari sedikit pemain Argentina yang mau berbicara kepada pers seusai pertandingan.

"Semua orang tahu apa yang saya rasakan ketika saya memakai seragam ini," tambahnya.

"Kami tampil bagus di Copa America. Kami menjalani final sebagai tim tamu dan kami siap. Tapi, kami sekali lagi tak punya keberuntungan untuk jadi juara. Saya benar-benar tak bisa memberikan penjelasan," tutur Mascherano di Reuters.

"Saya adalah salah satu pemain paling tua di skuat ini. Kami harus menerima apa yang terjadi. Sayangnya, kami tak bisa memberi suporter apa yang ingin kami berikan," ujar gelandang 31 tahun itu.

Bagi Mascherano sendiri, ini adalah kekalahan ketiganya di final Copa America. Dia juga menjadi bagian dari tim Argentina yang dikalahkan Brasil di final edisi 2004 dan 2007.

"Rasa sakit ini begitu mendalam dan makin memburuk," kata Mascherano.

Nuhun for visit Kekalahan yang Begitu Menyiksa Argentina

Berita Sepak Bola : Setelah 99 Tahun, Chile Juara dan Bikin Argentina Gigit Jari Lagi

Berita Sepak Bola : Setelah 99 Tahun, Chile Juara dan Bikin Argentina Gigit Jari Lagi

sumber berita Setelah 99 Tahun, Chile Juara dan Bikin Argentina Gigit Jari Lagi : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/47d67159/sc/13/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A70C0A50C0A722220C2960A5450C730Csetelah0E990Etahun0Echile0Ejuara0Edan0Ebikin0Eargentina0Egigit0Ejari0Elagi/story01.htm
Santiago - Untuk pertama kalinya sepanjang 99 tahun sejarah Copa America, Chile sukses menjadi juara. Kesuksesan pertama mereka itu sekaligus membuat Argentina gigit jari lagi.

Ya, baru pada tahun inilah, ketika Copa America dihelat di negara sendiri, Chile mengangkat trofi. Sebelumnya, Chile sudah empat kali menjadi runner-up.

Chile pertama kali melangkah ke final pada tahun 1955 --dulu masih bernama Campeonato Sudamericano de Football (South American Football Championship). Ketika itu, Copa America juga dilangsungkan di negara sendiri dan formatnya masih dalam bentuk grup, di mana tiap tim peserta saling berhadapan satu kali.

Pada perhelatan tersebut, Chile finis di bawah Argentina yang akhirnya keluar sebagai pemenang. Pada pertandingan terakhir di grup itu pula, Chile kalah 0-1 dari Argentina.

Setahun berselang --dalam sebuah turnamen edisi ekstra, tapi masih diakui secara resmi oleh CONMEBOL--, Chile mengalami nasib yang sama. Kali ini, mereka harus puas menjadi runner-up di bawah Uruguay.

Ketika masuk ke era Copa America, Chile dua kali menjadi runner-up lagi, masing-masing pada tahun 1979 dan 1987. Pada dua edisi tersebut, Chile kalah dari Paraguay dan Uruguay di partai puncak.

Baru pada tahun ini, Chile kembali melangkah ke final. Kali ini, mereka tidak gagal. Setelah mendominasi sepanjang 120 menit, Chile menang 4-1 atas Argentina lewat adu penalti.Next

Nuhun for visit Setelah 99 Tahun, Chile Juara dan Bikin Argentina Gigit Jari Lagi

Berita Sepak Bola : Taklukkan Jerman, Inggris Kunci Posisi Ketiga

Berita Sepak Bola : Taklukkan Jerman, Inggris Kunci Posisi Ketiga

sumber berita Taklukkan Jerman, Inggris Kunci Posisi Ketiga : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/47d65ae0/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A70C0A50C0A6130A20C2960A5390C730Ctaklukkan0Ejerman0Einggris0Ekunci0Eposisi0Eketiga/story01.htm
Alberta - Tim nasional sepakbola Inggris mengunci posisi ketiga di Piala Dunia Wanita 2015. Bermain hingga babak tambahan, mereka memastikan kemenangan 1-0 atas Jerman lewat tendangan penalti Fara Williams.

Bermain di Commonwealth Stadium, Alberta, Kanada, Minggu (5/7/2015) dinihari WIB, sebenarnya Jerman bermain lebih dominan. Dalam catatan Soccernet, mereka mampu melakukan penguasaan bola sebesar 54 persen, dibandingkan Inggris yang cuma 46 persen.

Jerman juga melepaskan percobaan lebih banyak. Mereka 32 kali melakukan tendangan ke arah gawang, tujuh di antaranya mengarah ke gawang.

Adalah kiper Inggris, Karen Bardsley, yang menjadi bintang dalam pertandingan itu. Dia membukukan tujuh penyelamatan untuk menghindarkan gawang Inggris dari kebobolan.

Sementara itu, Inggris sendiri mencetak 18 sepakan ke arah gawang, yang empat di antaranya tepat sasaran. Kiper Jerman Nadine Angerer sudah bermain cukup baik dengan menepis tiga tembakan tepat sasaran dari Inggris.

Kemenangan Inggris dipastikan saat pertandingan memasuki menit 118. Lianne Sanderson dilanggar oleh Tabea Kemme di dalam kotak penalti, hingga wasit menunjuk titik putih.

Williams yang menjadi algojo bisa menceploskan bola ke dalam gawang, untuk memasikan Inggris berhasil memenangi pertandingan dengan skor akhir 1-0.

Bagi timnas sepakbola wanita Inggris, ini merupakan kali pertama mencatatkan kemenangan atas Jerman, yang merupakan pemegang status juara dunia pada tahun 2003 dan 2007 itu.

Keberhasilan Inggris inipun langsung disambut dengan sangat gembira oleh sang manajer, Mark Sampson.

"Para pemain ini sungguh luar biasa. Sekarang saatnya untuk perayaan besar-besaran," kata Sampson seperti dilansir oleh Reuters.


Susunan Pemain

Jerman: Angerer, Schmidt, Bartusiak, Peter, Kemme, Lauhdehr, Behringer (Leupolz 45), Goessling (Popp 101), Dabritz, Sasic (Mittag 73), Petemann.

Inggris: Bardsley, Houghton, Bassett, Potter, Williams (Stoney 112), Scott, Bronze, Greenwood, Chapman (Sanderson 80), Carney, White (Aluko 61)


Nuhun for visit Taklukkan Jerman, Inggris Kunci Posisi Ketiga

Berita Sepak Bola : Chile-Argentina Dilanjutkan ke Extra Time

Berita Sepak Bola : Chile-Argentina Dilanjutkan ke Extra Time

sumber berita Chile-Argentina Dilanjutkan ke Extra Time : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/47d63612/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A70C0A50C0A40A0A0A20C2960A5290C730Cchile0Eargentina0Edilanjutkan0Eke0Eextra0Etime/story01.htm
Santiago - Chile tampil sebagai juara Copa America 2015. Setelah bermain imbang 0-0 dalam 120 menit melawan Argentina, Chile menang 4-1 lewat babak adu penalti.

Pada pertandingan yang berlangsung di Estadio Nacional, Santiago, Minggu (5/7) dinihari WIB, Chile langsung menekan pertahanan Argentina sejak awal. Imbasnya, dalam 15 menit pertama pertandingan, tim besutan Jorge Sampaoli itu sudah menciptakan 3 percobaan untuk mencetak gol, sementara Argentina belum sama sekali.

Salah satu peluang pertama Chile didapatkan oleh Eduardo Vargas di menit keenam. Namun, tendangannya menyambut operan yang dilepaskan oleh Arturo Vidal masih bisa diblok. Semenit kemudian giliran Jean Beausejour yang mendapatkan kans, tetapi tendangannya menyamping.

Pada menit ke-10, Vargas kembali mendapatkan peluang untuk mencetak gol. Kali ini, dia melepaskan tendangan kaki kanan dari luar kotak penalti, tetapi masih melebar di sisi gawang Argentina yang dikawal oleh Sergio Romero.

Argentina baru mendapatkan peluang ketika pertandingan memasuki menit ke-20. Berawal dari serangan yang dibangun oleh Lionel Messi, bola disambut oleh Sergio Aguero dengan sebuah sundulan. Namun, sundulan Aguero masih bisa dijinakkan oleh kiper Chile, Claudio Bravo.

Di tengah usaha untuk melawan dominasi penguasaan bola Chile, Argentina harus kehilangan Angel Di Maria. Winger milik Manchester United itu mendapatkan cedera hamstring dan akhirnya digantikan oleh Ezequiel Lavezzi pada menit ke-29.

Lavezzi sempat mendapatkan peluang bagus di ujung babak pertama ketika dia melepaskan sepakan terarah dari dalam kotak penalti. Sial baginya, tendangannya masih bisa ditepis oleh Bravo. Tak lama kemudian, babak pertama berakhir.Next

Nuhun for visit Chile-Argentina Dilanjutkan ke Extra Time

Berita Sepak Bola : Ketika Juergen Klopp Jadi 'Tamu Istimewa' di Wimbledon

Berita Sepak Bola : Ketika Juergen Klopp Jadi 'Tamu Istimewa' di Wimbledon

sumber berita Ketika Juergen Klopp Jadi 'Tamu Istimewa' di Wimbledon : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/47d640c7/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A70C0A50C0A33340A0C2960A5280C4240Cketika0Ejuergen0Eklopp0Ejadi0Etamu0Eistimewa0Edi0Ewimbledon/story01.htm
London - Apa kabar Juergen Klopp? Setelah mundur dari jabatannya sebagai pelatih Borussia Dortmund, Klopp tampak menikmati masa senggangnya. Terakhir, pria berkacamata tersebut datang ke grand slam Wimbledon sebagai "tamu istimewa" Dustin Brown.

Brown sendiri sempat membuat kejutan ketika menyingkirkan Rafael Nadal di babak kedua. Kemenangan Brown disebut mengejutkan mengingat statusnya sebagai petenis non-unggulan, sementara Nadal sendiri menjadi unggulan ke-10.

Dalam waktu 2 jam 34 menit, Brown menang 5-7, 6-3, 4-6, dan 4-6 atas Nadal. Petenis asal Jerman itu pun melaju ke babak ketiga untuk menghadapi Viktor Troicki.

Nah, pada laga melawan Troicki itulah Klopp hadir sebagai "tamu istimewa" Brown. Namun, uniknya, Brown mengaku sama sekali tidak mengenal Klopp. Kok bisa?

"Saya memberinya tiket setelah teman saya memintanya," ujar Brown seperti dilansir Express. "Saya menuliskan nama di atas tiketnya, tapi saya asal menulis saja."

"Begitu saya masuk lapangan, saya melihatnya. Saya berpikir, pasti dialah orangnya yang menerima tiket itu. Itu luar biasa. Saya merasa bangga."

"Saya tidak tahu banyak soal sepakbola, jadi saya sama sekali tidak paham. Tapi, sebuah kehormatan buat saya ditonton olehnya," kata Brown yang beribukan orang Jerman dan berayahkan orang Jamaika.

Brown akhirnya kalah 4-6, 6-7, 6-4, dan 3-6 dari Troicki. Dia gagal mengulangi kesuksesan seperti ketika mengalahkan Nadal.

Klopp sendiri memutuskan untuk beristirahat dari sepakbola sementara waktu. Posisinya sebagai pelatih Dortmund kini telah digantikan oleh Thomas Tuchel.



Nuhun for visit Ketika Juergen Klopp Jadi 'Tamu Istimewa' di Wimbledon

Berita Sepak Bola : Vidal Dikabarkan Sudah Capai Kesepakatan dengan Madrid

Berita Sepak Bola : Vidal Dikabarkan Sudah Capai Kesepakatan dengan Madrid

sumber berita Vidal Dikabarkan Sudah Capai Kesepakatan dengan Madrid : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/47d51397/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A70C0A40C2231110C2960A50A20C710Cvidal0Edikabarkan0Esudah0Ecapai0Ekesepakatan0Edengan0Emadrid/story01.htm
Santiago - Arturo Vidal dikabarkan semakin dekat dengan pintu keluar dari Juventus. Gelandang asal Chile itu disebut telah mencapai kesepakatan dengan klub ibukota Spanyol Real Madrid.

Kabar mengenai transfer Vidal ke El Real itu dilansir oleh media Chile La Tercera. Dia disebut telah setuju untuk pindah ke Santiago Bernabeu dengan kontrak lima tahun dan juga gaji tinggi.

La Tercera juga melaporkan bahwa petinggi Los Merengues akan segera terbang ke Santiago, Chile, guna merampungkan proses transfer itu. Vidal saat ini memang tengah menunaikan tugas membela tim nasional Chile di ajang Copa America.

Vidal sukses membawa La Roja melaju ke babak final. Mereka akan menghadapi Argentina di laga yang akan berlangsung di Estadio Nacional, Santiago, Chile, Minggu (5/7/2015) dinihari WIB.

Soal kabar transfer Vidal ke Madrid. Petinggi Bianconeri Beppe Marotta sudah mengungkapkan bahwa belum ada tawaran dari Madrid. Hal itu diungkapkan pada pekan ini.

Nuhun for visit Vidal Dikabarkan Sudah Capai Kesepakatan dengan Madrid

Berita Sepak Bola : 'Falcao Mesti Bersabar Tunggu Kesempatan Beraksi di Chelsea'

Berita Sepak Bola : 'Falcao Mesti Bersabar Tunggu Kesempatan Beraksi di Chelsea'

sumber berita 'Falcao Mesti Bersabar Tunggu Kesempatan Beraksi di Chelsea' : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/47d48dda/sc/13/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A70C0A40C1824340C2960A4640C720Cfalcao0Emesti0Ebersabar0Etunggu0Ekesempatan0Eberaksi0Edi0Echelsea/story01.htm
London - Radamel Falcao dinilai harus bersabar menanti kesempatan di Chelsea. Apalagi The Blues kini terbiasa menggunakan penyerang tunggal, dengan satu tempat itu lazimnya ditempati Diego Costa.

Falcao telah menuntaskan kepindahan dari Monaco ke Chelsea sebagai pemain pinjaman selama satu musim penuh. Ini menjadi kali kedua beruntun ia menjadi pemain pinjaman setelah sebelumnya bersama Manchester United.

Masa peminjaman Falcao di MU sendiri berjalan kurang sip. Digaji 265 ribu poundsterling per pekan, Falcao hanya mampu mencetak 4 gol dari 26 kali tampil di Premier League--sesuatu yang membuat MU memilih tidak memermanenkan statusnya dari Monaco.

Sejak pulih dari cedera lutut musim 2013–14, Falcao memang terus berusaha membuktikan bahwa dirinya sudah kembali ke performa terbaiknya. Itu mengapa ia lantas menerima pinangan Chelsea walaupun harus rela gajinya dipotong jadi 180 ribu poundsterling per pekan.

Akan tetapi Clive Walker yang pernah berseragam Chelsea periode 1976–1984 menilai Falcao tetap harus sabar menunggu kesempatan unjuk gigi di Stamford Bridge. Persaingan di lini depan Chelsea cukup ketat.

"Seperti yang akan dikatakan semua orang, Diego Costa merupakan starter nomor satu dan Chelsea, dalam perjalanan musim, dapat diprediksi akan kembali memainkan satu pemain di depan," kata Walker kepada Perform dan dikutip Soccerway.

"Itu tentu membatasi kesempatan untuk pemain sepeti Falcao. Tetapi ia akan tahu sebagai juga ketika Loic Remy baru datang musim lalu dan ia pun tahu tak mudah dapat kesempatan. Namun, ketika ia (Remy) masuk dan bermain, ia tampil amat bagus."

"Falcao mungkin menghadapi skenario serupa. Ia cedera dan tidak bisa unjuk kemampuan lagi bersama Monaco atau Man United, jadi untuk seorang pemain yang pernah luar biasa, ia ingin kembali oke dan mungkin saat mendapat kesempatan ia akan bisa tampil sesuai harapan," tuturnya.

Nuhun for visit 'Falcao Mesti Bersabar Tunggu Kesempatan Beraksi di Chelsea'